Semesta Bacaan
Konsep Berhitung dan Pemecahan Masalah
Rp
58.000
Informasi Buku
| Penulis | Zahara Intan Ramadhani, Yetty Trisnayanti, dan Thessa Jevinna Damanik, |
| Tebal | 164 halaman |
| Ukuran | 15.5 × 23 cm |
| Kertas Isi | HVS |
| Sampul | SF Ivory 250 gr |
| ISBN | - |
| Versi Ebook | - |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Bacaan Media |
Tentang Buku
Bagaimana agar berhitung tidak hanya membuat anak menemukan jawaban, tetapi juga memahami apa yang sedang dihitung dan mengapa cara tertentu digunakan? Dalam kehidupan sehari-hari, perkalian dan pembagian hadir ketika menghitung barang, mengatur kebutuhan, membagi sesuatu secara adil, menyesuaikan jumlah, hingga menentukan pilihan. Karena itu, kemampuan berhitung perlu tumbuh bersama pemahaman, ketelitian, dan keberanian untuk mencoba berbagai cara. Konsep Berhitung dan Pemecahan Masalah: Perkalian, Pembagian, dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari mengajak pembaca melihat matematika sebagai bagian yang dekat dengan pengalaman nyata, bukan sekadar angka dan aturan.
Buku ini membawa pembaca dari pemahaman dasar berhitung menuju konsep dan strategi perkalian serta pembagian, kemudian menggunakannya dalam berbagai situasi kehidupan. Proses pemecahan masalah menjadi bagian penting: memahami informasi, menentukan apa yang dicari, memilih cara yang sesuai, menyelesaikan persoalan, dan memeriksa kembali hasilnya. Anak juga diajak mengenali bahwa satu masalah dapat memiliki lebih dari satu strategi dan bahwa kesalahan bukan akhir dari proses belajar, melainkan kesempatan untuk memperbaiki cara berpikir. Pada akhirnya, kemampuan berhitung diharapkan tidak hanya membuat anak lebih terampil menggunakan angka, tetapi juga lebih logis, cermat, percaya diri, dan mampu menggunakan matematika untuk menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan.
Buku ini membawa pembaca dari pemahaman dasar berhitung menuju konsep dan strategi perkalian serta pembagian, kemudian menggunakannya dalam berbagai situasi kehidupan. Proses pemecahan masalah menjadi bagian penting: memahami informasi, menentukan apa yang dicari, memilih cara yang sesuai, menyelesaikan persoalan, dan memeriksa kembali hasilnya. Anak juga diajak mengenali bahwa satu masalah dapat memiliki lebih dari satu strategi dan bahwa kesalahan bukan akhir dari proses belajar, melainkan kesempatan untuk memperbaiki cara berpikir. Pada akhirnya, kemampuan berhitung diharapkan tidak hanya membuat anak lebih terampil menggunakan angka, tetapi juga lebih logis, cermat, percaya diri, dan mampu menggunakan matematika untuk menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan.